Terakhir Diperbarui:12:23:09 AM GMT

Anda berada di:

Lurah Nanggewer Suharto: Tak Mungkin Lagi Teroris Bersembunyi di Kontrakan Seperti di Kandang Roda

E-mail Cetak PDF
Lurah_Nanggewer_Soeharto

BOGOR-KITA.com -  Tak mungkin lagi teroris bersembunyi di Kelurahan Nanggewer seperti di Kandang Roda beberapa waktu lalu. Pasalnya, warga sekarang sangat sensitif terhadap pendatang yang memiliki gerak mencurigakan. Hal ini dikemukakan Lurah Nanggewer, Kecamatan Cibinong Suharto dalam percakapan dengan BOGOR-KITA.com di ruang kerjanya, Kelurahan Nanggewer, Kabupaten Bogor, Selasa (26/7/2011).

Suharto mengemukakan hal ini tekait perintah Bupati Bogor Rachmat Yasin yang meminta agar dihidupkan lagi Poskamdes (Pos Keamanan Desa, di kelurahan dikenal dengan istilah Poskamkel atau Pos Keamanan Kelurahan). Poskamdes dinilai perlu dihidupkan menyusul penggerebekan ekstasi di Sentul City. Bupati sebelumnya mengemukakan tidak mau lagi kecolongan dengan aktivitas pendatang yang menjadikan Bogor sebagai base camp kejahatan.

Suahrto mengemukakan, Kelurahan Nanggewer banyak perumahan. “Perbandingan pendatang dan warga asli 50 : 50,” katanya.

Warga yang tinggal di perumahan sekarang sudah didata semua. Suharto bahkan enggan berspekulasi. Walau jumlah warganya belum cukup, dia tetap saja mendorong membentuk RT.  “Hal itu semata-mata untuk menjaga agar tidak sampai kecolongan,” kata Suharto yang mantan Kasi Trantib Kecamatan Cibinong.

Suharto mengemukakan pengalaman ketika teroris bersembunyi di Kandang Roda. Teroris itu sebetulnya sedang diburu oleh polisi. Dia kemudian mondok di Kandang Roda, Kelurahan Nanggewer  karena ada teman atau keluarganya.  “Seminggu dia mondok di sebuah rumah kontrakan di Kandang Roda sebelum akhirnya ditangkap,” kata Suahrto.

Pengalaman itu, kata Suharto membuat warga lebih sensitif. “Saya sendiri sering turun ke bawah berkoordinasi dengan warga, tokoh masyarakat atau RT dan RW,” katanya.

Menurut Suharto, semua pendatang sudah terpantau. Mereka semuanya diberi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS).

Terkait pembangunan Poskamkel, Suharto mengemukakan, kelurahan yang dia pimpin belum kebagian. “Mungkin tahun depan.” Katanya.

Namun untuk Linmas, Suharto mengemukakan, pihaknya akan memperhatikan dan mempertimbangkan untuk memberikan semacam insentif. “Biar mereka bersemangat,” kata Suharto. O nasdi/petrus

Berikan Komentar


Security code
Refresh